Depokharjo, 18 Maret 2025 – Musyawarah Desa yang dihadiri oleh Kepala Desa, perangkat desa, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang bertujuan untuk membahas perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2025. Perubahan ini dirancang agar anggaran desa lebih fokus pada penguatan ketahanan pangan dan memperkuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi desa.
Rapat yang berlangsung di Kantor Desa Depokharjo tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Desa Depokharjo, Bapak Andi Kurniawan, yang mengungkapkan bahwa perubahan APBDes sangat penting untuk menyesuaikan dengan kebijakan pembangunan yang ada di tingkat nasional. "Ketahanan pangan menjadi salah satu fokus utama pemerintah pusat, dan kami ingin memastikan bahwa langkah-langkah yang kami ambil di desa ini sejalan dengan visi tersebut. Dengan mengalokasikan dana untuk sektor pertanian dan memperkuat BUMDes, kami berharap dapat berkontribusi terhadap tujuan besar ketahanan pangan dan ekonomi desa yang mandiri.
Dalam rapat ini, Kepala Desa Depokharjo, Bapak Dany Setyawan juga menekankan bahwa perubahan APBDes tersebut tidak hanya penting untuk kesejahteraan masyarakat, tetapi juga untuk memastikan bahwa pengelolaan keuangan desa sejalan dengan regulasi dan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Salah satu tujuan utamanya adalah agar Desa Depokharjo bisa mengoptimalkan bantuan dan program pemerintah yang ada untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Selain itu, perubahan APBDes juga mencakup penyesuaian dana untuk BUMDes yang akan digunakan sebagai modal untuk mengembangkan usaha yang bisa memberikan dampak langsung pada perekonomian warga desa. BUMDes diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal, dengan membuka peluang usaha baru dan menciptakan lapangan pekerjaan.
Ketua BPD Desa Depokharjo, Bapak Muslihanto, juga memberikan dukungan penuh terhadap perubahan anggaran ini. “Kami sangat mendukung langkah ini, karena sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi desa. Kami berharap perubahan anggaran ini akan membuka banyak peluang dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat”.
Seluruh peserta musyawarah sepakat untuk segera melakukan penyesuaian dan alokasi anggaran agar lebih fokus pada sektor pertanian dan pemberdayaan BUMDes. Selain itu, mereka juga berkomitmen untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang diambil sesuai dengan program pemerintah pusat, terutama dalam hal pengelolaan dana desa dan pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat.
Dalam musyawarah ini, terdapat masukan dan dukungan terhadap rencana perubahan anggaran desa tersebut. Sebagai hasil dari pertemuan ini, disepakati bahwa perubahan APBDes akan segera dilaksanakan, dengan prioritas pada sektor pertanian dan pengembangan BUMDes yang berkelanjutan.
Dengan adanya perubahan APBDes ini, Desa Depokharjo berharap dapat lebih mandiri secara ekonomi dan mampu menghadapi tantangan di masa depan dengan lebih baik, terutama dalam hal ketahanan pangan yang kuat dan pengelolaan BUMDes yang efektif.
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook